Minggu malam kemarin (7 Juni 2026), Dekata Malang berubah menjadi episentrum bagi mereka yang rindu bisingnya lantai dansa dan eratnya persaudaraan dalam event tahunan Oi! Reunion 2026, bukan sekadar panggung musik gig biasa, melainkan sebuah ruang temu, tempat merawat ingatan dan panggung perayaan bagi subkultur yang menolak padam yang digagas oleh Uprise.
Sejak petang menyapa, aroma kebersamaan sudah terasa pekat. Kolega dari berbagai sudut kota mulai dari tetangga dekat seperti Batu, Singosari hingga Mojokerto, Surabaya, Blitar, sampai yang menyeberang jauh dari Lombok, Solo, dan Jakarta melebur tanpa sekat.
Gempuran distorsi, ketukan drum yang memacu detak jantung, hingga harmoni ska yang mengajak kaki berdansa bergantian membakar atmosfer venue. Band-band seperti The Mobster, Nobigdeal, Stomper Boots, Bovverlads, dan seluruh line-up malam itu sukses memuntahkan energi terbaik mereka di atas panggung.
Di bawah lampu gig yang temaram, penonton tidak hanya menonton; mereka merespons dengan peluh, teriakan lantang, dan sing-along yang memecah malam. Keringat yang bercucuran di lantai dansa menjadi saksi bahwa musik Oi!, Punk, dan Ska di Malang dan sekitarnya masih memiliki denyut nadi yang sangat kuat. Tak hanya itu, event ini diramaikan dengan live sablon, workshop dan lapak dari teman-teman.
Uprise Oi! Reunion 2026, membangun relasi baru dan menguatkan relasi lama, gema distorsi dan hangatnya jabat tangan malam itu akan terus tinggal di kepala. Sebuah malam yang membuktikan bahwa meski waktu terus berjalan, semangat pertemanan dan api perlawanan lewat nada tak akan pernah menemui jalan buntu.
Sampai jumpa di lantai dansa berikutnya! Cheers!
Sampai jumpa di lantai dansa berikutnya! Cheers!
Credit photo https://www.instagram.com/blockinside.id/
Vox pop gig : https://www.instagram.com/reel/DZVDM3rANx8/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==




Post a Comment
0 Comments